Anthonius Gunawan Agung: Disebut ‘pahlawan nasional’ oleh pilot Batik Air yang pesawatnya diselamatkan

Ricoseta MafellaHak atas foto Ricoseta Mafella
Image caption Ricosetta mengatakan bahwa dia bisa selamat karena Agung.

“Dia adalah pahlawan nasional,” kata pilot Batik Air Ricosetta Mafella.

Itulah yang digambarkan oleh Ricosetta soal Anthonius Gunawan Agung, petugas pengawas lalu lintas udara, yang sebelum meninggal dunia ketika berusaha memastikan agar pesawat yang dikemudikan Ricosetta selamat dari gempa bumi dan tsunami yang menghancurkan Palu, Donggala, dan Sigi.

Pilot Ricosetta yakin bahwa tindakan Agung itulah yang menyebabkan dia dan para penumpang tetap hidup.

Ricosetta menyebut Agung sebagai “malaikat”.

‘Clear for take-off’

Pada Jumat (28/09) sore, Anthonius Gunawan Agung, 21, berada di menara pengawas bandara Palu saat pesawat Batik Air yang dikemudikan Ricosetta berada di runway.

“Saya buru-buru pergi. Ada suara di kepala saya yang mengatakan, cepat keluar dari sini,” kata Ricosetta, 44.

“Saya bilang pada kru dan kru lapangan untuk cepat-cepat.”

Pada 18:02, pesawat lepas landas. Tak sampai semenit kemudian, gempa dengan skala 7,5 pun terjadi.

Saat menara pengawas mulai berguncang, orang-orang di sekitar Agung menyelamatkan diri, tapi dia tetap mengawasi untuk memastikan pesawat benar-benar lepas landas dengan sempurna.

Kata-kata terakhirnya adalah, “Batik 6321 clear for take off”.

Saat menyadari bahwa jalan keluar sudah tertutup, dia melompat dari menara yang mulai runtuh. Agung meninggal dunia saat menunggu perawatan.

Hak atas foto Ricoseta Mafella
Image caption Ini gelombang ombak yang dilihat oleh Ricosetta dari jendela kabin pesawat.

Ricosetta serta 147 penumpang dan kru pesawat tak tahu apa yang terjadi di lapangan, namun dari kokpit, dia melihat ada ombak yang sangat besar di garis pantai.

“Saya melihat ombak berputar dengan radius yang besar, dan semakin besar dan semakin besar tapi saya tidak tahu itu apa,” kata Ricosetta pada Yvette Tan dari BBC News.

“Saya mencoba menghubungi pengawas lalu lintas udara beberapa kali untuk melaporkan bahwa saya melihat sesuatu, tapi tidak ada jawaban.”

Baru kemudian Ricosetta mengetahui kenapa panggilannya ke menara pengawas tak terjawab.

“Saya ada di grup WhatsApp bersama menara pengawas lain dan salah satunya mengatakan pada saya bahwa mereka sudah minta Agung untuk menyelamatkan diri dari menara,” kata Mafella.

“Tapi dia bilang, sebentar, sebentar, Batik [Air] masih di sini.”

“Waktu saya mendengar itu, saya tak bisa berkata-kata.”

“Saya sangat bersedih,” kata Ricosetta. “Saya juga bisa jadi korban. Dia pahlawan saya dan pahlawan nasional.”

Hak atas foto Reuters
Image caption Petugas menyelamatkan korban luka di reruntuhan.

Sedikitnya 1.400 orang tewas akibat gempa dan tsunami, angka ini diperkirakan akan naik.

Lembaga pemberi bantuan mengatakan bahwa satu juta orang terdampak oleh bencana ini.

Juru bicara Air Navigation Indonesia, Yohannes Sirait, mengatakan pada ABC bahwa tindakan Agung itu berpotensi menyelamatkan ratusan orang.

Dia mendapat kenaikan pangkat dua tingkat sebagai “bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa”, menurut AirNav.

Badan itu juga memperlihatkan tentara ikut memanggul peti jenazah Agung.

Kisah pengorbanannya pun tersebar di media sosial, dan dia disebut sebagai pahlawan.

Salah satu dari tanggapan yang viral di media sosial soal tindakan Agung tersebut muncul di akun Instagram milik @KomikFaktap yang sudah disukai hampir 30.000 kali dan mendapat lebih dari 1.000 komentar.

Strip komik yang merupakan penghormatan buat Agung itu kemudian mendapat ‘sekuel’ yang dibuat oleh akun Instagram @gambarnana yang sudah disukai lebih dari 2.500 kali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *