Diiming-imingi uang, warga Ukraina dikerjai ikut kampanye bodong


Hak atas foto
1+1 TV/UTKIN TV/YOUTUBE

Image caption

Mereka yang datang ke kota Kiev untuk ikut ‘berkampanye’ tak tahu bahwa aksi mereka tengah disiarkan melalui internet.

Seorang pria Ukraina mengerjai warga dengan menjanjikan sejumlah uang kepada siapa saja yang bersedia datang ke sebuah kampanye pemilu bodong. Tapi justru dia yang terkejut karena banyak orang yang benar-benar menghadirinya.

Oleksiy Utkin, melalui akun media sosialnya, menawarkan uang sogokan sebanyak UAH 1.000 (Ukrainian Hryvnyas) atau sekitar Rp517 ribu bagi siapa saja yang bersedia datang ke sebuah aksi kampanye seorang ‘kandidat’ presiden Ukraina, Serhiy Filatov, di tengah kondisi udara membeku selama 3 jam.

Mereka dijanjikan akan diberi lebih dari itu, jika mereka bisa membawa teman, seperti dilaporkan 1+1 TV.

Namun yang tak mereka ketahui, sebenarnya tak ada kandidat presiden Ukraina bernama Filatov.

Lebih dari 200 orang muncul di Jalan Andriyivskyy Uzviz di kota Kiev, sambil meneriakkan slogan pro-Filatov, tanpa menyadari bahwa aksi mereka tengah disiarkan secara langsung melalui internet dengan menggunakan kamera web Utkin. Mereka juga tak tahu-menahu bahwa sebenarnya mereka tak akan dibayar seperti yang dijanjikan sebelumnya.

Langkah-langkah Potemkin

Tidak hanya di Kiev, kampanye bodong buatan Utkin juga berhasil mengelabui warga kota pelabuhan Laut Hitam, Odessa.

Sekelompok kerumunan lebih kecil berkumpul di patung Duc de Richelieu di area tangga yang menjadi terkenal berkat film tentang Einstein tahun 1925 lalu, Battleship Potemkin. Mereka juga mengelu-elukan Filatov.

Wartawan setempat lantas menanyai para pendukung Filatov, yang tampaknya tak peduli saat mengetahui bahwa kandidat yang mereka dukung bahkan tidak terdaftar sebagai peserta pilpres.

Hak atas foto
1+1 TV/YOUTUBE

Image caption

Oleksiy Utkin tidak menduga lebih dari 200 orang benar-benar datang.

Oleksiy Utkin terkejut melihat respons orang-orang.

“Kami pikir paling 20 orang saja yang akan datang, dan tak ada firasat sama sekali bahwa di Kiev, misalnya, lebih dari 200 orang benar-benar muncul,” ujarnya kepada 1+1.

“Betapapun absurdnya situasi tersebut, orang-orang ini menerima mentah-mentah tawaran uang sogokan UAH 1.000 dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.”

Wartawan 1+1, Halyna Petryshak, mendatangi kerumunan di Kiev untuk menanyakan apa pendapat mereka tentang kandidat yang tengah mereka kampanyekan.

“Saya mendukung Filatov, atau Frolov, atau siapa lah namanya itu, yang penting mereka membayar saya,” ujar salah satu di antara mereka.

Sementara seorang lainnya menjawab dengan lebih positif terkait kandidat presiden yang mereka elu-elukan. “Ia pria yang hebat!” tuturnya.

Hak atas foto
1+1 TV/UTKIN TV/YOUTUBE

Image caption

Kerumunan yang lebih kecil tampak berkumpul di sekitar patung Duc de Richelieu di kota Odessa.

Kerumunan tersebut lantas membubarkan diri dengan damai menjelang malam meski tak ada uang sogokan yang akhirnya dibagikan. Utkin pun memutuskan untuk mengakhiri kampanye Filatov tersebut.

Ia menutup aksi jahilnya tersebut dengan mengumumkan secara online bahwa Serhiy Filatov terjatuh di kamar mandi dan meninggal dunia, sehingga aksi kampanye berikutnya akan digantikan dengan upacara penghormatan terhadapnya.

Warganet menanggapi dengan mengirimkan sejumlah pesan duka cita di akun media sosial Utkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *