Dituduh korupsi Rp3,6 miliar, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan jadi tersangka KPK

Taufik KurniawanHak atas foto Antara Foto

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi, namun belum ditahan. Sebelumnya, Taufik juga pernah dicegah ke luar negeri oleh KPK.

Dalam keterangannya kepada wartawan di DPR, beberapa saat setelah pengumuman itu, Taufik mengatakan menghormati penetapan itu.

Menurut KPK, Taufik diduga menerima suap sebesar Rp3,65 miliar dari Bupati Kebumen periode 2016-2021, Muhamad Yahya Fuad, berkaitan perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pada APBN-P 2016.

“KPK menetapkan TK sebagai tersangka,” ucap Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam di KPK, Jakarta, Selasa (30/10).

Dalam pengumuman itu, Basaria selalu merujuk Taufik Kurniawan dengan singkatan TK, adapun Muhamad Yahya Fuad dirujuk dengan MYF.

“Setelah pelantikan (sebagai Bupati Kebumen), MYF diduga melakukan pendekatan kepada beberapa pihak, termasuk anggota DPR, salah satunya TK (Taufik Kurniawan),” kata Basaria Pandjaitan.

“MYF diduga menyanggupi fee 5 persen dari DAK tersebut, kemudian meminta fee 7 persen kepada rekanan di Kebumen,” sebut Basaria.

Taufik diduga menerima suap Rp3,6 miliar, lebih kecil dari yang dijanjikan, karena KPK sudah terlebih dahulu menangkap sejumlah pejabat Kebumen dalam operasi tangkap tangan Oktober 2016. Ada pun Muhamad Yahya Fuad, dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman empat tahun penjara dalam sidang 22 Obtober lalu.

Di DPR, beberapa saat setelah pengumuman, Taufik Kurniawan, menghormati keputusan KPK yang menetapkannya sebagai tersangka.

“Saya telah diberitahu oleh KPK tentang status saya. Atas keputusan itu saya sangat menghormatinya dan akan mengikuti proses hukum tersebut secara baik dan tertib karena saat ini sedang dalam proses penyidikan di KPK,” kata Taufik kepada wartawan yang mengerubunginya.

Ia menambahkan tidak ingin memberi pernyataan lebih lanjut.

“Saat ini saya mohon maaf kepada wartawan karena tidak bisa memberikan keterangan apapun karena proses saat ini bersifat pro yustisia,” ujar Taufik.

Nama Taufik Kurniawan mulai disebut dalam sidang 2 Juli, ketika Yahya Fuad sebagai terdakwa kasus korupsi pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2016, mengaku beberapa kali bertemu Taufik Kurniawan Pertemuan itu di Semarang dan Jakarta untuk membahas alokasi DAK kabupaten yang dipimpinnya.

Disebutkan di sidang itu, Yahya dikenakan ‘kewajiban’ untuk menyetor lima persen dari Rp 100 miliar DAK jika dana itu sudah cair. Ia mengaku sudah menyerahkan sekitar Rp3,6 miliar kepada Taufik dari total Rp 4,8 miliar yang disepakati.

Taufik Kurniawan, yang juga Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), merupakan anggota DPR ke 75 yang jadi tersangka kasus korupsi KPK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *