Dua gempa beruntun guncang Pulau Sumba NTT, ‘tidak berpotensi tsunami’


Hak atas foto
BMKG

Image caption

Gempa berpusat di perairan sejauh 103 kilometer dari Pulau Sumba.

Dua gempa bumi mengguncang Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (22/1) pagi.

Menurut catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi pukul 06.59 WIB atau 07.59 WITA dengan kekuatan 6,2 pada skala Richter dan kedalaman 10 kilometer di perairan sejauh 103 kilometer sebelah barat daya Kabupaten Sumba Barat.

Selang sembilan menit kemudian, gempa kembali mengguncang. Kali ini berkekuatan 5,2 pada skala Richter dengan pusat gempa berada sejauh 74 kilometer sebelah barat daya Kabupaten Sumba Barat.

Kedua gempa tersebut, sebagaimana dipaparkan BMKG, tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Heinrich Dengi, penyiar stasiun radio Max FM di Kota Waingapu, mengatakan gempa tersebut menimbulkan kepanikan masyarakat.

“Kami berlarian keluar dari rumah karena takut terjadi apa-apa. Sejauh ini kami belum melihat ada kerusakan atau timbul korban,” kata Heinrich kepada BBC News Indonesia.

Dia menambahkan, masyarakat Sumba acap kali merasakan gempa selama beberapa bulan terakhir.

“Tapi gempa yang terakhir ini kekuatannya besar sekali,” ujarnya.

Pada Oktober 2018 lalu, sebanyak empat gempa bumi secara beruntun mengguncang Pulau Sumba.

Gempa-gempa tersebut terjadi dalam hitungan menit dengan kekuatan antara 5,3 SR hingga 6,3 SR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *