Kesaksian warga Balaroa yang terdampak likuifaksi: “Rumah ini tadinya di bawah, sekarang di atas”

Selain tsunami, gempa juga menimbulkan fenomena likuifaksi atau tanah yang berkecamuk berubah menjadi seperti bubur cair, membuat bangunan bagai ditelan Bumi.

Warga menyebut mereka melihat rumah, pohon bahkan menara pemancar ‘berjalan’ terseret tanah yang bergerak. Banyak tak sempat menyelamatkan diri, termasuk Wawan yang kehilangan putrinya dan Ariyanto yang kehilangan ibu mertua. Ada juga Irma yang adiknya masih tertimbun reruntuhan.

Simak juga:

Tiga wilayah yang paling parah terdampak likuifaksi adalah Petobo, Sigi dan Balaroa.

Sangat diperlukan alat-alat berat khususnya di wilayah Balaroa untuk membantu evakuasi.

Ini kesaksian warga Balaroa yang rumahnya amblas oleh likuifaksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *