Lion Air JT610: Tak ada jenazah utuh dan mungkin ada korban yang tak ditemukan

ADEK BERRY/AFP/Getty ImagesHak atas foto ADEK BERRY/AFP/Getty Images

Identifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 akan membutuhkan waktu empat hingga delapan hari, namun mungkin ada yang tak ditemukan, sementara jenazah yang diidentifikasi sebaiknya tak dilihat karena bisa menimbulkan trauma.

Brigjen Arthur Tampi Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri mengungkapkan hal itu dalam jumpa pers bersama Kepala Basarnas Muhammad Syauki, di Jakarta.

“Sejauh ini kami sudah menerima 24 kantong jenazah. Namun yang harus ditekankan, semuanya adalah potongan tubuh” kata Arthur Tampi. “Tak ada satupun dari yang kita terima ini yang berupa jenazah utuh,” lanjutnya.

Karena itu, kata Athur Tampi, yang harus dilakukan adalah melakukan identifikasi, dan yang paling mungkin adalah identifikasi dengan DNA, karena identifikasi lain, dengan sidik jari dan foto gigi, tidak mungkin.

Dengan identifikasi DNA, diperlukan waktu 4×24 jam untuk memeriksa DNA korban, lalu proses lain dibandingkan dengan keluarga, sekitar empat hari lagi.

“Jadi kami perlu waktu paling cepat delapan hari, ini penting untuk keluarga yang menunggu-nunggu hasilnya, bahwa kami perlu waktu,” katanya.

Hak atas foto BAY ISMOYO/AFP/Getty Images
Image caption Para keluarga korban menyampaikan data-data mereka untuk dicocokan dengan para korban

“Sesudah dilakukan rekonsiliasi data, antara DNA korban dengan keluarga, jika ada yang cocok, langsung diidentifikasi, dan jenazah itu kami serahkan kepada keluarga,” kata Arthur Tampi lagi.

Betapa pun, ia mewanti-wanti sekali lagi, jenazah itu tidak utuh, namun berupa potongan-potongan tubuh.

“Jadi sebaiknya, jika sudah menerima jenazah itu, keluarga tidak usah membukanya, karena bisa menimbulkan trauma.”

Hal lain, kata Arthur Tampi, perlu dipahami, bahwa, “pada gilirannya mungkin tak semua korban tak bisa kita temukan.”

Berita ini masih akan diperbaharui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *