Pasar tradisional di Palu dibuka, ekonomi mulai bergerak pascagempa-tsunami

paluHak atas foto Antara/MUHAMMAD ADIMAJA
Image caption Warga dan pedagang melakukan transaksi jual beli di Pasar Masomba, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (4/10).

Kondisi ekonomi di Palu menunjukkan tanda-tanda pergerakan seiring dengan berlangsungnya transaksi jual-beli di pasar tradisional setempat, sepekan setelah gempa-tsunami melanda kawasan tersebut.

Di Pasar Inpres Manonda, sebagaimana dilaporkan kantor berita Antara, para pedagang tampak telah berjualan berbagai bahan makanan, mulai dari sayur, telur, hingga ikan asin.

Rusli, salah seorang pedagang, mengaku tidak menaikkan harga.

“Harga stabil, tidak mungkin kami naikkan karena sama-sama susah,” ujarnya kepada Antara.

Hak atas foto Antara/MUHAMMAD ADIMAJA
Image caption Berbagai bahan makanan kini tersedia di Pasar Manonda, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (4/10).
Hak atas foto AFP/Getty Images
Image caption Sayur-sayuran dapat dibeli di Pasar Inpres Manonda, Palu.

Namun, ada pula pedagang yang menaikkan harga karena pasokan barang belum sepenuhnya lancar.

Harga sayur yang biasanya dibanderol Rp3.000 seikat, misalnya, dijual seharga Rp7.000.

Hak atas foto AFP/Getty Images
Image caption Seorang pedagang di Pasar Inpres Kota Palu menunggu kedatangan pembeli, pada Rabu (3/10).
Hak atas foto Antara/MUHAMMAD ADIMAJA
Image caption Seorang pedagang menjual ikan asin di Pasar Manonda, Palu, Kamis (4/10).
Hak atas foto Antara/MUHAMMAD ADIMAJA
Image caption Transaksi di pasar tradisional Palu menunjukkan tanda bahwa ekonomi kota itu mulai bergerak pascagempa-tsunami sepekan lalu.

Kendati demikian, masyarakat tetap membeli kebutuhan pokok mereka. Irma, salah seorang pembeli mengaku bersyukur, aktivitas jual beli di pasar kembali normal.

“Malas juga, kalau sehari-hari hanya makan nasi dan mie instan,” ujarnya.

Hak atas foto Antara/Hafidz Mubarak A
Image caption Nasabah antre melakukan penarikan uang di ATM Gallery BNI KCU Palu, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (3/10). Sejumlah bank di Palu sudah mengoperasikan kembali layanan perbankan pascagempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala.

Berbeda dengan keadaan sebelum gempa-tsunami, para pedagang di pasar Palu mendapat pengawalan dari sejumlah personel tentara dan polisi.

Kapendam XlII Merdeka Kolonel Infrantri Thohir di Makorem 132 Tadulako, Palu, menegaskan penjagaan itu dimaksudkan agar situasi dan kondisi menjadi lebih kondusif, mengingat sempat terjadi aksi penjarahan makanan dan barang-barang lainnya.

Hak atas foto Antara/MUHAMMAD ADIMAJA
Image caption Prajurit TNI berjaga di depan toko milik warga di Pasar Masomba, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (4/10). Presiden Joko Widodo memerintahkan untuk masyarakat, pedagang, pemilik toko membuka dagangannya dengan jaminan keamanan dari TNI dan Polri di titik ekonomi sehingga ekonomi dapat berjalan normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *