Penembakan Strasbourg: Terduga pelaku ‘teriakkan Allahu Akbar’


Hak atas foto
CHRISTOPH SCHMIDT/Getty Images

Image caption

Menyusul penembakan di Strasbourg, polisi Jerman memperketat pengawasan di Kehl yang terletak di perbatasan Jerman dan Prancis.

Kepolisian Prancis mengidentifikasi terduga pelaku serangan di dekat pasar Natal di Strasbourg pada Selasa (11/12) malam sebagai Cherif Chekatt, kelahiran kota itu tahun 1989.

Disebutkan ia memiliki catatan kriminal sebagai penjahat “kelas teri” dan masuk dalam daftar orang-orang yang berpotensi menimbulkan masalah keamanan dan berada dalam pengawasan, meskipun tidak secara terus menerus.

Jaksa penuntut di Paris Rémy Heitz mengatakan terduga meneriakkan “Allahu Akbar” ketika mengeluarkan tembakan ke arah pengunjung pasar malam.

Para pejabat kepolisian mengatakan Chekatt pernah masuk penjara di Prancis dan Jerman, dan memiliki kaitan dengan kelompok radikal di Strasbourg.

Ia dilaporkan menjadi radikal ketika berada di dalam penjara.

Terduga mungkin keluar dari Prancis

Pihak berwenang melancarkan operasi pencarian dalam skala besar, tetapi sejauh ini mereka belum berhasil menemukan Cherif Chekatt.

“Pencarian terus dilakukan,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez, seraya menambahkan Chekatt mungkin saja telah melarikan diri dari Prancis.

Hak atas foto
EPA

Image caption

Lokasi pasar Natal langsung dikosongkan menyusul penembakan pada Selasa (11/12) malam.

Pelaku diketahui mengeluarkan tembakan di tiga lokasi di dekat pasar Natal di kota Strasbourg yang biasanya dikunjungi oleh ribuan orang menjelang Natal.

Ia sempat terlibat baku tembak dengan polisi sebelum melarikan diri.

Tiga orang meninggal dunia dan 13 orang lainnya mengalami luka, termasuk delapan orang dengan luka serius.

Di antara korban meninggal dunia adalah seorang turis asal Thailand, Anupong Suebsamarn, 45, sebagaimana dilaporkan oleh media Thailand.

Ia belum lama tiba di Prancis untuk menikmati liburan.

Korban lainnya adalah warga Strasbourg, kata Wali Kota Strasbourg, Roland Ries.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *