Perdebatan tagar #YangGajiKamuSiapa dari video viral Menkominfo


Hak atas foto
Mahendra Moonstar/Anadolu Agency/Getty Images

Image caption

Dalam sebuah video singkat yang viral, Menkominfo Rudiantara terlihat bertanya pada seorang aparatur sipil negara, siapa yang menggajinya, dan memicu pembahasan ramai di kalangan warganet.

Video yang memperlihatkan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengeluarkan pernyataan “Yang gaji Ibu siapa?” viral di media sosial.

Warganet memperbincangkannya lewat tagar #YangGajiKamuSiapa, sebelum rilis resmi disebarkan untuk mengklarifikasi omongan Rudiantara.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Kemenkominfo, mereka “menyesalkan beredarnya potongan-potongan video yang sengaja dilakukan untuk memutus konteks masalah dan tidak menggambarkan peristiwa secara utuh”.

Video tersebut memperlihatkan seorang aparatur sipil negara naik ke panggung, kemudian ditanya oleh Menkominfo, “Ibu kenapa memilih nomor ini?” dan menunjuk kepada spanduk besar dengan nomor dua yang bergambar stiker pemilu.

Perempuan aparatur sipil negara tersebut kemudian menjawab, “Keyakinan saja, pak. Keyakinan atas visi-misi yang disampaikan oleh nomor dua.”

Setelah dua aparatur sipil negara turun dari panggung, kemudian Rudiantara terlihat bertanya, “Bu, yang bayar gaji ibu sekarang siapa? Pemerintah atau siapa? Bukan yang keyakinan ibu? Ya sudah, terima kasih.”

Dari situ kemudian muncul tagar #YangGajiKamuSiapa. Menurut Spredfast, tagar tersebut digunakan dalam lebih dari 50.000 cuitan, kebanyakan dari akun pendukung atau partai pendukung capres Prabowo Subianto.

Hak atas foto
Spredfast

Image caption

Menurut Spredfast, tagar #YangGajiKamuSiapa digunakan dalam lebih dari 50.000 cuitan.

Beberapa politisi yang ikut mencuit menggunakan tagar tersebut termasuk juru bicara Partai Demokrat Ferdinand Hutahean dan politisi PKS Mardani Ali Sera.

Kominfo mengklaim, dalam acara internal di Hall Basket Senayan, Jakarta, Kamis (31/1), “Menkominfo meminta masukan kepada semua karyawan tentang dua buah desain sosialisasi pemilu yang diusulkan untuk Gedung Kominfo dengan gaya pengambilan suara.”

“Semua berlangsung interaktif dan antusias sampai ketika seorang aparatur sipil negara diminta maju ke depan dan menggunakan kesempatan itu untuk mengasosiasikan dan bahkan dapat disebut sebagai mengampanyekan nomor urut pasangan tertentu.

“Padahal sebelumnya, Menkominfo sudah dengan gamblang menegaskan bahwa pemilihan tersebut tidak ada kaitannya dengan pemilu. Penegasan tersebut terhitung diucapkan sampai empat kalimat, sebelum memanggil ASN tersebut ke panggung,” menurut pernyataan Kemenkominfo.

Konteks pertanyaan “Yang gaji Ibu siapa?” menurut mereka muncul karena “Menkominfo merasa tak habis pikir mengapa ASN yang digaji rakyat/pemerintah menyalahgunakan kesempatan untuk menunjukkan sikap tidak netralnya di depan umum.”

“Atas pernyataan ‘yang menggaji pemerintah dan bukan keyakinan Ibu’, ‘keyakinan’ dalam hal ini bukanlah dimaksudkan untuk menunjuk pilihan ASN tersebut, melainkan merujuk kepada sikap ketidaknetralan yang disampaikan kepada publik,” kata juru bicara Kominfo, Ferdinandus Setu.

Tetapi mungkin di tengah perdebatan ramai warganet soal siapa yang menggaji, meme di bawah ini ada benarnya juga.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *