Polisi interogasi ayah yang menyuapkan saus cabai kepada bayi baru lahir


Hak atas foto
Family handout

Image caption

Paul Dawson terkejut ketika polisi menginterogasinya soal unggahan di Facebook

Seorang pria diinterogasi polisi setelah mengunggah pengakuan ke media sosial bahwa dia tidak sengaja menyuapkan saus cabai kepada putranya yang baru lahir.

Kasus ini berawal ketika Paul Dawson mengajak pasangannya dan Ben—putra mereka yang berusia lima hari—menyantap hidangan di restoran yang terletak di kawasan Cleveland, bagian timur laut Inggris.

Agar pasangannya bisa makan, Dawson menggendong Ben. Saat itu, Dawson sedang makan sayap ayam berlumur saus cabai.

Setelah mengelap tangannya pada serbet, Dawson menaruh ruas jarinya ke mulut Ben untuk menenangkannya.

Ekspresi wajah Ben ketika itu “aneh”, namun dia tidak menjerit atau menangis, kata Dawson.

Belakangan pria berusia 39 tahun itu mengunggah pengalaman tersebut ke Facebook.

“Tampaknya bayi lima hari tidak suka saat ayahnya menaruh jari ke mulutnya setelah makan sayap ayam pedas. Omong-omong, tidak sengaja. *tertawa*.”

Hak atas foto
Family handout

Image caption

Dawson mengatakan putranya tidak menunjukkan tanda-tanda mengkhawatirkan setelah mengecap saus cabai.

Unggahan ini rupanya dilihat seseorang yang kemudian melaporkannya ke polisi.

Selang tiga hari kemudian, pihak kepolisian mengetuk pintu rumah Dawson dan bertanya apakah dia telah menyuapkan saus cabai ke Ben.

“Polisi menerima panggilan dari anggota masyarakat terkait kesehatan seorang bayi. Alhasil dua petugas dikirim untuk berbicara dengan orang tua untuk memahami apa yang dilaporkan,” sebut juru bicara kepolisian.

“Para petugas lega bahwa sang bayi aman dan sehat sehingga tidak ada pertanyaan lebih lanjut,” tambahnya.

Hak atas foto
Family handout

Image caption

Dawson mengaku tidak menerima permintaan maaf dari polisi.

Secara terpisah, Dawson mengaku tidak menerima permintaan maaf dari polisi.

“Dari kejadian ringan dan lucu hingga ada polisi di depan pintu setidaknya adalah hal mengejutkan,” ujar Dawson.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *