Sepuluh film yang layak ditunggu pada 2019


Hak atas foto
Universal Pictures

Film kedua besutan sutradara John Peele, menjadi salah satu film pilihan yang layak dinanti di tahun 2019. Tak lupa, Captain Marvel yang menambah jajaran pahlawan super Marvel dan karya terbaru dari sutradara kawakan Quentin Tarantino.

Berikut adalah sepuluh film yang patut ditonton di 2019:

Captain MarvelHak atas foto
Marvel Studios

Capten Marvel

Brie Larson berperan sebagai pahlawan super Marvel terbaru, Carol Danvers, yang menemukan kekuatannya sebagai Kapten Marvel. Berlatar belakang di tahun 1990-an, film ini mengisahkan petualangan Danvers mencari identitas aslinya saat mencoba menyelamatkan Bumi selama perang antara ras alien. Jika dia tidak bisa menangani semuanya, siapa yang bisa?

Danvers tumbuh di antara Krees, prajurit bangsawan yang salah satu karakternya diperankan oleh artis kawakan Annette Bening. Jude Law memainkan peran yang dilarang untuk dibicarakan, dan Samuel L Jackson muncul sebagai pendukung Avengers, Nick Fury.

Avengers: Endgame mungkin mendapatkan lebih banyak perhatian sebelum rilis tahun depan, tetapi Kapten Marvel mungkin film yang lebih segar dalam waralaba superhero Marvel.

Once Upon a Time in HollywoodHak atas foto
Andrew Cooper/CTMG Inc

Once Upon a Time in Hollywood

Film-film karya sutradara Quentin Tarantino selalu membuat keributan. Filmnya yang satu ini memiliki dosis ganda tentang bintang film ditambah kekerasan ekstra-dingin. Leonardo DiCaprio berperan sebagai bintang televisi koboi yang pamornya memudar dan Brad Pitt adalah pemeran sebagai aktor pengganti, dalam sebuah cerita yang berlatar belakang pada tahun 1969, sebelum pembunuhan yang dilakukan kelompok Charles Manson.

Margot Robbie berperan menjadi korban Manson, Sharon Tate. Al Pacino muncul sebagai agen karakter yang diperankan DiCaprio.

Semua bintang itu tidak murah: film ini kabarnya menelan biaya US$95 juta atau Rp 1,38 triliun. Dengan kiasannya untuk film epik Once Upon a Time in the West, oleh salah satu sutradara yang menginspirasi Tarantino, Sergio Leone, film ini jelas memiliki ambisi besar.

UsHak atas foto
Universal Pictures

Us

Film karya Jordan Peele yang brilian, Get Out – yang mengkombinasikan horor licik nan lucu dengan komentar sosial tentang ras – membuat kejutan besar, dan menjadikannya sebagai salah satu sutradara penulis paling menarik saat ini.

Film besutan terbarunya, Us, dipromosikan sebagai “sebuah mimpi buruk baru”, tetapi semua orang yang terlibat masih tutup mulut tentang plotnya, Anda akan berpikir mereka berada di film Marvel.

Lupita Nyong’o dan Winston Duke yang berperan sebagai M’Baku in Black Panther membintangi film ini bersama Elisabeth Moss, yang menyebut film ini melanjutkan gaya “film-film popcorn yang merangsang pemikiran” yang diadaptasi Peele.

The Lion KingHak atas foto
Walt Disney Pictures)

The Lion King

Disney membuat ulang salah satu animasi terbaiknya, Lion King, menggunakan teknologi tinggi. James Earl Jones, yang sekali lagi mengisi suara Mustafa, rupanya satu-satunya aktor yang tak tergantikan dari film asli yang dibuat tahun 1994.

Di film ini Donald Glover mengisi suara Simba dewasa, dengan Beyoncé sebagai kekasihnya, Nala, dan Chiwetel Ejiofor sebagai Scar yang jahat. Seth Rogen dan Billy Eichner menambahkan bantuan komik sebagai Pumbaa dan Timon. Dengan bantuan dari Beyoncé, Elton John mengerjakan ulang lagu-lagu dari yang asli, termasuk Circle of Life yang tidak bisa dilupakan ingatan anda.

Downton AbbeyHak atas foto
Focus Features

Downton Abbey

Keluarga Crawley dan pelayan mereka semua kembali, kecuali karakter yang telah terbunuh. Maaf, tidak ada hantu Matthew di film ini. Tetapi Hugh Bonneville, Elizabeth McGovern, Michelle Dockery, Jim Carter dan yang lainnya ada di sini, termasuk Maggie Smith sebagai bangsawan Dowager, lengkap dengan kata-kata mutiara yang layu.

Kisah ini berlatar belakang sekitar tahun 1927, setelah serial ini berakhir dengan kisah bahagia, tanpa ada seorang pun di penjara dan percintaan di sekitar. Penulis Julian Fellowes pasti telah menyiapkan beberapa bencana. Karakter baru film ini termasuk Imelda Staunton sebagai sepupu Lord Grantham.

Ad AstraHak atas foto
Twentieth Century Fox

Ad Astra

Brad Pitt dikirim ke luar angkasa untuk petualangan fiksi ilmiah arahan sutradara James Gray, yang film besutannya Lost City of Z menjadi salah satu film terbaik 2016.

Karakter Pitt sedang mencari ayahnya (Tommy Lee Jones) yang menghilang dua dekade sebelumnya dalam misi luar angkasa ke Neptunus. Tentunya kemiripan dengan plot A Wrinkle in Time yang hilang-dalam-kosmos adalah kebetulan.

Gray menyamakan Ad Astra dengan Heart of Darkness milik Joseph Conrad, jadi kita dapat mengharapkan seseorang dalam keluarga untuk keluar dari jalur yang di tangan Gray dapat menjadi perjalanan menakjubkan lainnya ke tanah yang tidak dikenal.

RocketmanHak atas foto
Paramount Pictures

Rocketman

Untuk seseorang yang bukan bintang film, Elton John akan mendapatkan tahun yang hebat dalam industri perfilman (Lagunya yang menjadi soundtrack Lion King contohnya). Dalam film biografi yang diberi predikat “sebuah khayalan yang nyata”, Taron Egerton bernyanyi dan beraksi sebagai Elton di awal-awal karirnya pada medio 1977.

Akan ada jaket yang berkilauan, kacamata besar, dan kilas balik ke periode Elton menjalani rehabilitasi.

Sang sutradara, Dexter Fletcher, sebelumnya mengambil alih film biografi Freddie Mercury, Bohemian Rhapsody, setelah Bryan Singer mengabaikannya. Rocketman bisa menjadi film yang membuat Anda beranjak dan bergoyang dengan nuansa yang sedikit kelam.

The Woman in the WindowHak atas foto
Fox 2000 Pictures

The Woman in the Window

Novel terlaris AJ Finn, The Woman in the Window, dipuji secara luas sebagai Hitchockian, kisah thriller yang siap untuk diadaptasi ke layar lebar. Dan film adaptasinya ini dibintangi oleh beberapa nominasi dan pemenang Oscar.

Amy Adams adalah seorang psikolog agorafobik yang memata-matai tetangganya – yang diperankan oleh Julianne Moore dan Gary Oldman – kemudian harus meyakinkan dunia bahwa dia tidak membayangkan kejahatan yang terjadi di seberang jalan. Atau, mungkinkah dia malah melakukannya?

Brian Tyree Henry yang hebat menjadi peran pendukung sebagai detektif. Sutradara Joe Wright dikenal karena karya-karyanya seperti Darkest Hour dan Atonement, tetapi dia juga membuat film thriller Hanna pada 2011 yang diremehkan, dengan Saoirse Ronan sebagai pembunuh remaja, jadi dia tahu bagaimana cara meningkatkan ketegangan.

Star Wars: Episode IXHak atas foto
Lucasfilm

Star Wars: Episode IX

Mereka. Tidak akan. Berhenti. Episode baru dari Star Wars, yang ketiga dari “trilogi sekuel”, menyusul The Force Awakens dan The Last Jedi.

Waralaba Star Wars tidak bisa lagi menjanjikan orisinalitas, tetapi trilogi telah berkembang dengan dinamis dari para pemain yang lebih muda.

Daisy Ridley adalah pahlawan perempuan Rey, Adam Driver adalah Kylo Ren – mungkin karakter antagonis terbaik sejak kakeknya, Darth Vader – dan John Boyega adalah Finn yang keren.

Cuplikan dari film-film sebelumnya akan membawa kembali Carrie Fisher sebagai Leia, sekarang menjadi Jenderal dalan Resistance. JJ Abrams, yang sebelumnya mengarahkan The Force Awakens, menjadi sutradara.

Last ChristmasHak atas foto
Universal Pictures

Last Christmas

Kadang dua kata yang diperlukan untuk membuat film yang menarik: Emma Thompson. Dia menulis (bersama penulis naskah Bryony Kimmings) dan muncul dalam roman ini, yang terinspirasi oleh lagu Last Christmas karya George Michael, dan memasukkan lebih banyak musiknya.

Emilia Clarke (yang karakternya di sini berbeda jauh dengan karakternya di serial Game of Thrones) berperan sebagai Kate, yang bekerja di sebuah toko Natal di mana ia berpakaian seperti peri.

Sutradara Paul Feig, yang film-filmnya termasuk Bridesmaids dan baru-baru ini film thriller komik A Simple Favor, menggambarkan film itu, tanpa dapat ditolak, sebagai “surat cinta ke London”.

Anda bisa membaca versi bahasa Inggris dari artikel ini, Ten films to watch in 2019, di laman BBC Culture.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *