Tagar #RaisaMeetSutopo: Apa saja yang dibicarakan oleh Humas BNPB Sutopo terkait Raisa?

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho (tengah) memberikan pemaparan mengenai dampak gempa bumi dan tsunami di kota Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah saat konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (29/09).Hak atas foto Antara/Aprillio Akbar
Image caption Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho (tengah) memberikan pemaparan mengenai dampak gempa bumi dan tsunami di kota Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah saat konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (29/09).

Sudah 95 kali Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebut akun media sosial milik penyanyi Raisa dalam cuitannya soal informasi terbaru tentang bencana yang terjadi atau sekadar informasi soal kemacetan.

Namun kini, saat juru bicara BNPB itu kembali menyebut akun media sosial Raisa dalam cuitannya di tengah penyebaran informasi soal bencana tsunami dan gempa di Palu, Donggala, dan Sigi, sebuah kampanye di media sosial pun muncul untuk mempertemukan dua sosok ini.

Awalnya adalah cuitan juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, yang menyatakan bahwa sebagai pasien kanker paru stadium 4B, dia tetap menjalankan tugasnya untuk memberi informasi terbaru soal tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, namun dia kemudian menyebut akun Twitter penyanyi Raisa di ujung cuitannya.

Cuitan itu sudah disebar lebih dari 3.700 kali dan disukai hampir 7.000 kali.

Sebagai balasannya pun muncul tagar #RaisaMeetSutopo yang, menurut Spredfast, sudah digunakan dalam lebih dari 1.200 cuitan sejak Selasa (02/10).

Warganet pun mulai menunjukkan dukungannya terhadap kampanye mempertemukan Raisa dan Sutopo ini.

Namun, ini bukan pertama kalinya Sutopo menyebut Raisa dalam cuitan-cuitannya.

Setidaknya, lewat pencarian di Twitter, pertama kali Sutopo menyertakan nama Raisa adalah dalam cuitan soal mobil terendam banjir di Jalan Pasteur dan Pagarsih, Bandung dari Oktober 2016.

Yang unik, akun Raisa adalah sosok non-pemerintah atau non-penanggulangan bencana yang disebutnya dalam cuitan tersebut bersama dengan akun Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan akun resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Setelah banjir di Bandung, Sutopo juga kembali menyebut akun Raisa dalam informasi soal banjir lahar Gunung Merapi pada Oktober 2016, soal pohon tumbang akibat puting beliung di Blora, pencarian korban hilang di Merangin, Jambi, banjir di Sampang, Madura, letusan Gunung Sinabung, relokasi penduduk di wilayah korban banjir, banjir di Yogyakarta, sampai soal “BPBD Tuban masih cari orang gila yang lari ke tengah laut” dan laporan soal korban keracunan ayam bakar.

Selain Raisa, akun non-pemerintah dan non-bencana lain yang sering disebut oleh Sutopo termasuk dari penulis, aktor dan komedian Raditya Dika, penyanyi Afgan, atau Rossa, tapi Raisa tampaknya tetap menjadi sasaran utama cuitan-cuitan khusus dari Sutopo.

Bahkan saat Raisa mendapat sepeda dari Presiden Jokowi, tampaknya Sutopo jadi memiliki kampanye sendiri untuk mendatangkan Raisa ke kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan iming-iming sepeda juga.

Ada juga tema-tema unik dalam cuitan Sutopo yang dikaitkannya dengan Raisa, dari soal Menteri PU dan Pekerjaan Rakyat Basuki Hadimuljono yang mengambil foto saat acara karnaval, tebak-tebakan soal obat penumbuh rambut king kong, dan istilah pengurai massa.

Total, ada sekitar 95 cuitan di mana Sutopo menyebut atau membalas ke akun media sosial milik Raisa. Sutopo bahkan sempat mengucapkan selamat ulang tahun pada idolanya itu.

Saat ditanya kenapa dia menyebut nama Raisa dalam cuitan soal kondisi terbaru Gunung Agung, Sutopo menulis bahwa itu dilakukan agar, “Raisa ikut menyebarkan info bencana.”

Tetapi warganet sempat menanyakan kenapa salah satu cuitan Sutopo kali ini tidak menyertakan nama Raisa, dan dia menjawab, “Sejak Raisa nikah sudah saya unfollow.”

Meski begitu, warganet tetap menyadari konsistensi Sutopo dalam menyebut akun idolanya itu.

Dan kini, setelah muncul tagar #RaisaMeetSutopo, akankah keduanya bisa bertemu? Menurut cuitan pengamat musik Adib Hidayat, mungkin kita sepertinya akan melihat sebuah kejutan.

Di tengah ‘kampanye’ media sosial ini, Sutopo tetap memberi konferensi pers pada wartawan terkait jumlah korban tewas di Donggala, Palu dan Sigi yang dilaporkan sudah mencapai setidaknya 1.374 jiwa, sampai Selasa (02/10) pukul 17.00 WITA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *