Berapa rupiah yang Anda habiskan untuk membeli produk-produk terkait menstruasi?


Hak atas foto
INDRANIL MUKHERJEE/GETTY

Kaum perempuan di Indonesia mengeluarkan lebih banyak uang dibandingkan rata-rata perempuan di negara Asia lainnya untuk membeli produk-produk yang berkaitan dengan menstruasi, menurut hasil analisis BBC di 21 negara di Asia.

Rata-rata, wanita di Indonesia menghabiskan 1,7% dari gaji bulanan mereka untuk produk-produk yang berkaitan dengan menstruasi, sekitar 20% lebih tinggi dari rata-rata perempuan di negara-negara lain yang disurvei.

Ini berarti perempuan di Indonesia membayar tujuh kali lebih banyak dari perempuan di Singapura dan dua kali lipat dari perempuan Malaysia.

Studi ini melihat harga eceran pembalut wanita, obat pereda nyeri untuk kram perut, dan krim anti jerawat karena menurut para ahli jerawat biasanya muncul selama sekitar satu minggu setiap siklus menstruasi.

Harga-harga itu disesuaikan dengan menggunakan level daya beli menurut Dana Moneter Internasional (IMF), untuk menyesuaikan perbedaan daya beli di negara-negara tersebut. Harga-harga itu kemudian dibandingkan dengan upah bulanan perempuan rata-rata di negara ini.

Dengan ukuran ini, Indonesia berada di peringkat kedelapan dari 21 negara yang dianalisis.

Negara Rasio harga produk rata-rata dan gaji
Pakistan 6%
Nepal 2,7%
Laos 2,4%
Bangladesh 2,1%
India 2%
Filipina 2%
Myanmar 2%
Indonesia 1,7%
Srilanka 1,2%
Kamboja 1,1%
Vietnam 0,8%
Malaysia 0,8%
Thailand 0,7%
Brunei 0,6%
Cina 0,5%
Jepang 0,4%
Korea Selatan 0,3%
Singapura 0,2%


Dalam sebulan, berapa banyak produk berikut yang Anda gunakan?


Dalam hidupnya, rata-rata perempuan di Indonesia mengeluarkan Rp 16,9 juta untuk membeli produk-produk yang berkaitan dengan menstruasi.

Harga itu setara dengan 187 kelas yoga atau pilates di sebuah studio kebugaran di Jakarta – atau keanggotaan kelas tersebut selama tiga tahun jika hanya Anda pergi seminggu sekali.

Di sisi lain, jumlah yang sama bisa membeli 1.690 mangkuk bakso – atau biaya makan selama lima tahun jika Anda makan semangkuk bakso setiap hari, atau biaya makan selama 32,5 tahun jika Anda makan bakso selama seminggu sekali.

Sementara itu, ada biaya-biaya lain yang terkait dengan kesehatan menstruasi.

Meskipun beberapa provinsi di Indonesia mengizinkan cuti berbayar untuk perempuan yang menderita kram menstruasi, survei terhadap pekerja perempuan di pabrik tekstil, pakaian dan sepatu menemukan banyak perusahaan yang tidak mematuhi peraturan itu. Ini berarti para pekerja perempuan harus mengambil cuti sakit atau cuti yang tidak dibayar.

Ada juga biaya lingkungan – 95% perempuan di Indonesia menggunakan pembalut yang dapat dibuang, tetapi kebiasaan untuk mencuci pembalut sebelum membuangnya, menyebabkan pemborosan air yang tidak perlu.

Hak atas foto
BSIP/GETTY

Image caption

Obat pereda nyeri diperhitungkan karena rata-rata perempuan mengalami kram pada hari pertama menstruasi

Bagaimana cara kerja kalkulator?

Data untuk kalkulator diambil dari harga produk yang paling populer, yang sering digunakan oleh para perempuan saat menstruasi di negara masing-masing, dan rata-rata penggunaan produk ini per siklus.

Harga produk-produk di negara masing-masing dilihat dari toko farmasi daring populer di Asia seperti Watsons dan Guardian. Ketika tidak tersedia, data harga dipasok oleh koresponden lokal BBC atau badan amal setempat yang fokus di bidang kesehatan menstruasi.

Obat pereda nyeri dimasukkan karena rata-rata perempuan mengalami kram pada hari pertama menstruasi sedangkan krim jerawat dimasukkan karena ahli perawatan kulit mengatakan seorang perempuan mengalami 10 hari kulit “cenderung rawan berjerawat” karena perubahan hormon per siklus menstruasi.

Nilai-nilai yang dikeluarkan individu kemudian diperoleh dengan mengalikan jumlah produk yang digunakan per siklus dengan 480 – rata-rata berapa kali seorang wanita menstruasi dalam hidupnya, menurut Layanan Kesehatan Nasional.

Hasil studi mengasumsikan perempuan menggunakan pembalut (yang jauh lebih populer di Asia dibandingkan dengan alternatif lain seperti tampon atau menstrual cupdan menggunakan merek paling populer di pasar masing-masing.

Artikel ini diproduksi oleh Aidila Razak dan Lara Owen

Software Engineer: Leben Asa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *