KRL anjlok di Bogor, jadwal perjalanan kereta terganggu: ‘Sedikitnya enam orang terluka’


Hak atas foto
Twitter

Image caption

Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Jatinegara-Bogor terguling di kawasan Stasiun Cilebut, Bogor, sekitar pukul 10.15 WIB pagi, Minggu (10/03).

Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Jatinegara-Bogor terguling di kawasan Stasiun Cilebut, Bogor, sekitar pukul 10.15 WIB pagi, Minggu (10/03).

Paling sedikit enam orang terluka, termasuk masinis, tetapi belum dilaporkan adanya korban meninggal, akibat anjloknya KRL di kawan Stasiun Cilebut, Bogor, tetapi dipastikan akan menganggu jadwal perjalanan kereta api, kata Wali Kota Bogor, Bima Arya.

“Semua penumpang sudah dievakuasi, gerbong sudah kosong, sejauh ini tidak ada korban jiwa,” kata Bima Arya dalam wawancara dengan Kompas TV, Minggu sekitar pukul 11.35 WIB.

Dalam wawancara itu, Bima Arya mengatakan setidaknya ada lima gerbong yang “keluar dari rel”. Namun sejumlah laporan menyebutkan ada tiga gerbong yang keluar dari rel.

“Kami sekarang mempercepat evakuasi, dengan segera mendatangkan alat berat,” kata Bima Arya.

Keterangan resmi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan belum diketahui penyebab anjloknya kereta.

“Penyebab kejadian tersebut belum dapat disampaikan karena masih proses evakuasi dan akan dilakukan investigasi lebih lanjut,” kata Eva Chairunisa, juru bicara PT KCI dalam keterangan tertulisnya yang diterima BBC News Indonesia, Minggu.

Sejumlah pemberitaan menyebutkan sejumlah penumpang KRL berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari gerbong dan “terlihat panik”.

Hak atas foto
Twitter

Beberapa foto yang disebarkan saksi mata di media sosial memperlihatkan sebagian gerbong mirip ke samping keluar dari relnya dan lokomotifnya menabrak tiang listrik. Terlihat pula sebuah gerbong yang tertimpa tiang listrik.

Manajamen PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan belum mengetahui penyebab anjloknya sebagian gerbong KRL.

“Penyebab kejadian tersebut belum dapat disampaikan karena masih proses evakuasi dan akan dilakukan investigasi lebih lanjut,” kata Eva Chairunisa, juru bicara PT KCI dalam keterangan tertulisnya yang diterima BBC News Indonesia, Minggu.

Hak atas foto
Twitter

Hak atas foto
Twitter

Hak atas foto
Twitter

Hak atas foto
Twitter

Hak atas foto
Twitter

Pihak pengelola KRL menyatakan masih melakukan “evakuasi penumpang” di lokasi kejadian, katanya.

“Petugas dari PT KAI Daop 1 dan PT KCI telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi penumpang dan KRL,” ungkap Eva.

Dalam keterangan tertulisnya, pihaknya meminta maaf atas gangguan perjalanan di lintas Bogor – Jakarta Kota/Jatinegara karena anjloknya kereta.

“Hingga kini perjalanan KRL lintas Bogor Jakarta Kota/Jatinegara dan sebaliknya belum dapat dilayani,” katanya.

Berita ini akan terus dilengkapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *