Siapakah para pelaku penembakan massal di masjid Selandia Baru?


Hak atas foto
Kai Schwoerer/Getty Images

Image caption

Warga mendatangi Masjid Al Noor untuk mencari tahu nasib anggota keluarga mereka yang berada di masjid ketika penembakan terjadi.

Kepolisian Selandia Baru mengatakan empat orang yang diduga terlibat dalam serangan massal di dua masjid kota Christchuch diyakini memiliki pandangan ekstrem.

Empat orang yang ditangkap tidak lama setelah serangan pada Jumat (15/03) terdiri dari tiga laki-laki dan seorang perempuan. Salah seorang di antara mereka kemudian dibebaskan.

“Kami belum mengetahui apakah ada orang lainnya (yang terlibat), namun kami tidak bisa berasumsi tidak ada lainnya yang berkeliaran…Jangan berasumsi bahwa bahaya telah lenyap,” kata Kepala Kepolisian Selandia Baru, Mike Bush.

Dikatakannya seorang pria telah dikenai dakwaan pembunuhan dan akan dihadirkan ke pengadilan pada Sabtu besok (16/03).

‘Menentang ideologi kaum pendatang’

Seorang terduga diketahui sebagai warga negara Australia bernama Brenton Tarrant.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyebut terduga sebagai “teroris bengis, sayap kanan, ekstrem”.

Di media sosial, ia sebelumnya mengunggah manifesto dukungan terhadap supremasi kulit puluh dan menentang ideologi kaum imigran.

Ia merekam aksinya lewat layanan streaming atau siaran langsung di Facebook. Ia memperingatkan akan adanya serangan tersebut.

Hak atas foto
EPA

Image caption

Aparat keamanan mengamankan area di sekitar Masjid Al Noor.

Aparat keamanan memeriksa satu rumah di kota Dunedin dan menyebutnya sebagai “lokasi penting sehubungan dengan insiden penembakan serius di Christchurch”.

Warga di sekitar tempat itu dievakuasi dan ditempatkan di akomodasi sementara setelah daerah tersebut ditutup. Kepolisian juga menemukan sejumlah peledak di mobil milik salah seorang terduga.

Hak atas foto
Martin Hunter/EPA

Image caption

Rekaman video menunjukkan penembak mengemudikan mobil ke Masjid Al Noor, membawa senjata ke dalam masjid dan membuka tembakan.

Penembakan pertama terjadi di Masjid Al Noor di dekat Hagley Park. Pelaku mengenakan pakaian ala militer membuka tembakan ke arah sekitar 300 jamaah yang menunaikan salat Jumat.

Penembakan kedua terjadi di masjid yang terletak di Linwood di pinggiran kota Christchuch. Tercatat 49 orang meninggal dunia dan 20 lainnya mengalami cedera, termasuk dua warga negara Indonesia.

Sejauh ini semua masjid di Selandia Baru diminta ditutup untuk sementara waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *